Close Menu
Teropongjateng.id
    What's Hot

    Mengenal Mahanni Yulindha Pratiwi, Pengusaha yang Kini Memimpin Klaten

    19 Oktober 2026

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 2026

    Kisah Astrid Widayani, Perempuan di Balik Perjalanan Kepemimpinan Surakarta

    16 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropongjateng.id
    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Threads
    • Home
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • UMKM
    • SOSOK
    Subscribe
    Teropongjateng.id
    Home»Nasional»Pemkab Cilacap Gelar Tirakatan dan Jamasan Pusaka, Upaya Lestarikan Warisan Budaya
    Nasional

    Pemkab Cilacap Gelar Tirakatan dan Jamasan Pusaka, Upaya Lestarikan Warisan Budaya

    RedaksiBy Redaksi14 Juli 2026Updated:14 Agustus 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Bluesky Threads Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Bluesky Pinterest Threads Email Copy Link

    CILACAP, TeropongJateng.id – Pemerintah Kabupaten Cilacap menggelar malam tirakatan dan tradisi jamasan pusaka di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Minggu, 12 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian benda pusaka yang sebelumnya diawali dengan proses inventarisasi warisan budaya daerah.

    Prosesi dibuka dengan penyerahan simbolis salah satu pusaka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Annisa Fabriana, kepada Ketua Dewan Majelis Daerah Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (MLKI) Kabupaten Cilacap, Basuki Raharjo. Pusaka itu kemudian diserahkan kepada penjamas sebagai tanda dimulainya ritual jamasan.

    Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap Paiman, jajaran MLKI Kabupaten Cilacap, para pengurus dan penganut kepercayaan, serta keluarga besar trah Adipati Tjakra Sewaja.

    Annisa mengatakan tradisi jamasan tidak hanya dimaknai sebagai perawatan benda pusaka, tetapi juga menjadi momentum refleksi spiritual melalui doa, penyucian diri, serta menjaga keharmonisan dengan alam.

    “Jamasan sudah menjadi tradisi yang dikenal masyarakat Cilacap. Selain sebagai bagian dari upaya nguri-uri budaya, tradisi ini mengandung makna membersihkan diri dan memohon keberkahan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Annisa.

    Ia juga mengapresiasi keterlibatan keluarga besar trah Adipati Tjakra Sewaja dalam menjaga kesinambungan sejarah Kabupaten Cilacap. Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah daerah, keluarga para pemimpin terdahulu, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam pelestarian warisan budaya.

    Juru Bicara Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI), Muslam Guno Waseso, mengatakan jamasan merupakan tradisi yang mengandung nilai-nilai budaya dan filosofi kehidupan masyarakat Jawa.

    Menurut Muslam, pusaka tidak semata dipandang sebagai benda bersejarah, melainkan simbol nilai, etika, dan perjalanan peradaban. “Jamasan menjadi pengingat agar manusia tidak hanya merawat pusaka, tetapi juga membersihkan hati, menjaga lingkungan, dan menghormati warisan leluhur,” ujarnya.

    Usai tirakatan, prosesi dilanjutkan dengan jamasan terhadap sejumlah warisan budaya di lingkungan Pendopo Wijayakusuma Cakti. Ritual tersebut mencakup jamasan wesi aji atau tosan aji, pendopo, perangkat gamelan, sumur, dapur, hingga kamar utama Bupati Cilacap terdahulu.

    Tradisi yang rutin diselenggarakan setiap bulan Suro itu menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Cilacap bersama MLKI dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya, baik sebagai benda bersejarah maupun sebagai bagian dari identitas kolektif masyarakat Cilacap.

    Share. Facebook Pinterest Telegram Bluesky Threads Email Copy Link
    Next Article Festival Lima Gunung XXV Hadirkan 1.274 Seniman di Lereng Merbabu
    Redaksi
    • Website
    • Instagram

    Related Posts

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 2026

    Eks Bupati Kebumen Arief Sugiyanto Diamankan KPK dalam OTT BPN Bogor

    15 September 2026

    Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro, Kodam IV/Diponegoro Teguhkan Nilai Perjuangan

    15 September 2026

    Jateng Perkuat Perlindungan Lahan Sawah untuk Jaga Ketahanan Pangan

    15 September 2026

    Piala Sedulur Purworejo 2026, Cara Warga Purworejo di Perantauan Merawat Persaudaraan

    7 September 2026

    Jateng Kaltim Sepakati Kerja Sama Bernilai Rp20,2 Triliun, Fokus pada Pangan hingga Dukungan IKN

    6 Agustus 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • Pinterest
    Top Posts

    Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Jadi Perbincangan, Orang Tua Sebut Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis

    14 Juli 20266 Views

    10 Ribu Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang

    15 September 20265 Views

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 20264 Views

    Piala Sedulur Purworejo 2026, Cara Warga Purworejo di Perantauan Merawat Persaudaraan

    7 September 20264 Views
    Don't Miss

    Mengenal Mahanni Yulindha Pratiwi, Pengusaha yang Kini Memimpin Klaten

    By Redaksi19 Oktober 20260

    Klaten, TeropongJateng.id – Pengalaman membangun usaha dan keterlibatan dalam organisasi politik menjadi bagian dari perjalanan…

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 2026

    Kisah Astrid Widayani, Perempuan di Balik Perjalanan Kepemimpinan Surakarta

    16 September 2026

    Dari DPR RI ke Kursi Bupati, Ini Profil Paramitha Widya Kusuma

    16 September 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Top Posts

    Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Jadi Perbincangan, Orang Tua Sebut Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis

    14 Juli 20266 Views

    10 Ribu Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang

    15 September 20265 Views

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 20264 Views
    Don't Miss

    Mengenal Mahanni Yulindha Pratiwi, Pengusaha yang Kini Memimpin Klaten

    By Redaksi19 Oktober 20260

    Klaten, TeropongJateng.id – Pengalaman membangun usaha dan keterlibatan dalam organisasi politik menjadi bagian dari perjalanan…

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 2026

    Kisah Astrid Widayani, Perempuan di Balik Perjalanan Kepemimpinan Surakarta

    16 September 2026

    Dari DPR RI ke Kursi Bupati, Ini Profil Paramitha Widya Kusuma

    16 September 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Top Trending
    Pilihan Redaksi

    Mengenal Mahanni Yulindha Pratiwi, Pengusaha yang Kini Memimpin Klaten

    19 Oktober 2026

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 2026

    Kisah Astrid Widayani, Perempuan di Balik Perjalanan Kepemimpinan Surakarta

    16 September 2026

    Subscribe to Updates

    adminteropongjateng@gmail.com

    © 2023 Teropongateng.id | PT Arunika Media Nusantara
    • Tentang
    • Kontak
    • Redaksi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.