Klaten, TeropongJateng.id – Pengalaman membangun usaha dan keterlibatan dalam organisasi politik menjadi bagian dari perjalanan Mahanni Yulindha Pratiwi sebelum memasuki pemerintahan daerah. Perempuan yang akrab disapa Linda Benny tersebut kini mengemban amanah sebagai Wakil Bupati Klaten, Jawa Tengah, untuk sisa masa jabatan 2025 – 2030.
Lahir di Boyolali pada 27 Juli 1992, Mahanni menempuh pendidikan Diploma III (D3) Program Studi Komunikasi Terapan di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta. Pendidikan tersebut menjadi bagian dari latar belakang akademisnya sebelum mengembangkan kiprah profesional di dunia usaha.
Pada 2018, Mahanni merintis Central Oil and Motor di wilayah Delanggu, Kabupaten Klaten. Usaha ini menjadi salah satu bagian penting dalam rekam jejaknya sebelum memasuki dunia pemerintahan. Pengalamannya sebagai pengusaha mendahului perjalanan politik yang kemudian membawanya memperoleh tanggung jawab publik.
Merintis Karier melalui Dunia Usaha dan Organisasi
Keterlibatan Mahanni dalam politik dimulai ketika ia bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada 2019. Kiprahnya berlanjut melalui Perempuan Indonesia Raya (PIRA), organisasi sayap perempuan Gerindra. Pada 2025, ia dipercaya menjadi Ketua PIRA Kabupaten Klaten.
Perjalanan tersebut mempertemukan pengalaman berwirausaha dengan aktivitas organisasi politik. Meski demikian, rekam jejak Mahanni tidak hanya dapat dilihat dari jabatan yang kini diembannya, tetapi juga dari tahapan perjalanan profesional yang mendahuluinya.
Nama Mahanni semakin mendapat perhatian publik setelah terpilih sebagai Wakil Bupati Klaten melalui rapat paripurna DPRD Kabupaten Klaten pada 26 Agustus 2026. Ia memperoleh 49 suara dari 49 anggota dewan yang menggunakan hak pilih, mengungguli calon lainnya, Sriyunanto.
Mahanni mengisi jabatan yang kosong setelah Benny Indra Ardhianto, suaminya yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Klaten, meninggal dunia pada 7 Februari 2026.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kemudian melantik Mahanni di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada 12 Oktober 2026.
Memasuki Babak Baru Pengabdian
Dalam pernyataan seusai pelantikan, Mahanni menyampaikan rasa syukur dan meminta doa agar dapat menjalankan amanah dengan baik. Ia berharap bisa berkontribusi membawa Klaten menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Perjalanan Mahanni dari dunia usaha menuju pemerintahan menandai perubahan tanggung jawab dalam kariernya. Dari mengembangkan bisnis di Delanggu hingga terlibat dalam organisasi politik, ia kini menghadapi lingkup pekerjaan yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah.
Pada 16 Oktober 2026, Mahanni juga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten setelah Bupati Hamenang Wajar Ismoyo ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penugasan tersebut menambah tanggung jawabnya untuk menjaga keberlangsungan pemerintahan daerah. Perjalanan Mahanni selanjutnya akan tercermin melalui pelaksanaan tugas dan kontribusinya bagi masyarakat Klaten.
