Close Menu
Teropongjateng.id
    What's Hot

    Keterbukaan Informasi Purbalingga Diuji, 85 Desa Belum Memiliki Website

    4 November 2026

    Panen Padi Saat Kemarau, Blora Perkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Jawa Tengah

    4 November 2026

    Tak Hanya Borobudur, 6 Kafe di Magelang Ini Tawarkan Pengalaman Wisata Berbeda

    4 November 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropongjateng.id
    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Threads
    • Home
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • UMKM
    • SOSOK
    Subscribe
    Teropongjateng.id
    Beranda » 20.521 Posyandu di Jawa Tengah Terapkan Enam SPM, Sejauh Mana Dampaknya bagi Warga?
    Nasional

    20.521 Posyandu di Jawa Tengah Terapkan Enam SPM, Sejauh Mana Dampaknya bagi Warga?

    RedaksiBy Redaksi2 November 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Bluesky Threads Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Bluesky Pinterest Threads Email Copy Link

    Semarang, TeropongJateng.id – Sebanyak 20.521 dari 49.149 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Jawa Tengah telah menerapkan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Namun, perluasan jenis layanan itu belum cukup menjadi ukuran keberhasilan jika masyarakat belum merasakan manfaatnya.

    Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, meminta transformasi Posyandu tidak berhenti pada penambahan jenis pelayanan. Menurut dia, lembaga tersebut harus mampu mengenali persoalan warga dan menghubungkan mereka dengan solusi yang dibutuhkan.

    Pernyataan itu disampaikan Nawal dalam Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin, 2 November 2026.

    “Transformasi enam layanan ini bukan hanya menggelar meja, tapi bagaimana kita melakukan perubahan-perubahan pendekatan,” kata Nawal.

    Berdasarkan data Sistem Informasi Posyandu (SIP), baru sekitar 41,8 persen dari total 49.149 Posyandu di Jawa Tengah yang telah menerapkan enam bidang SPM. Sebanyak 2.256 lembaga tercatat dalam register Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sedangkan Posyandu lainnya masih dalam proses transformasi.

    Enam bidang pelayanan tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

    Perubahan cakupan itu memperluas fungsi Posyandu yang selama ini identik dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Posyandu kini diharapkan menjadi penghubung masyarakat dengan berbagai layanan dasar pemerintah.

    Nawal mencontohkan Kota Surakarta yang mengembangkan pelayanan berbasis digital dan konseling. Ia juga mendorong kader Posyandu lebih aktif mengidentifikasi kebutuhan warga, bukan sekadar menjalankan kegiatan rutin.

    Penguatan kapasitas kader dilakukan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. Tim Pembina Posyandu Jawa Tengah menyepakati kerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Walisongo. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan, termasuk dalam menjawab kebutuhan kesehatan mental masyarakat.

    Di sisi lain, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi peran kader Posyandu dalam mendukung pelayanan publik. Ia meminta seluruh layanan yang telah tersedia dimaksimalkan agar manfaatnya sampai kepada masyarakat.

    “Kader-kader Posyandu ini luar biasa tugasnya, melebihi gubernur, bupati, dan wali kota. Dan kader-kader inilah yang membantu kita sebenarnya,” ujar Taj Yasin.

    Besarnya jumlah Posyandu yang telah menerapkan enam SPM menjadi salah satu indikator perubahan pelayanan di Jawa Tengah. Namun, ukuran keberhasilannya tetap terletak pada kemampuan lembaga tersebut menjangkau warga, mengenali persoalan, dan memastikan layanan yang dibutuhkan benar-benar tersedia.

    20.521 Posyandu Jateng 6 SPM Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal kader Posyandu kesehatan masyarakat Nawal Arafah Yasin Nawal Yasin pelayanan dasar masyarakat pelayanan publik Jawa Tengah Pemprov Jawa Tengah pendidikan masyarakat Posyandu 2026 Posyandu enam bidang layanan Posyandu Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen transformasi Posyandu 2026
    Share. Facebook Pinterest Telegram Bluesky Threads Email Copy Link
    Previous ArticleMengenal Mahanni Yulindha Pratiwi, Pengusaha yang Kini Memimpin Klaten
    Next Article Tak Hanya Borobudur, 6 Kafe di Magelang Ini Tawarkan Pengalaman Wisata Berbeda
    Redaksi
    • Website
    • Instagram

    Related Posts

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 2026

    Eks Bupati Kebumen Arief Sugiyanto Diamankan KPK dalam OTT BPN Bogor

    15 September 2026

    Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro, Kodam IV/Diponegoro Teguhkan Nilai Perjuangan

    15 September 2026

    Jateng Perkuat Perlindungan Lahan Sawah untuk Jaga Ketahanan Pangan

    15 September 2026

    Piala Sedulur Purworejo 2026, Cara Warga Purworejo di Perantauan Merawat Persaudaraan

    7 September 2026

    Jateng Kaltim Sepakati Kerja Sama Bernilai Rp20,2 Triliun, Fokus pada Pangan hingga Dukungan IKN

    6 Agustus 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • Pinterest
    Top Posts

    Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Jadi Perbincangan, Orang Tua Sebut Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis

    14 Juli 20266 Views

    10 Ribu Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang

    15 September 20265 Views

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 20264 Views

    Piala Sedulur Purworejo 2026, Cara Warga Purworejo di Perantauan Merawat Persaudaraan

    7 September 20264 Views
    Don't Miss

    Keterbukaan Informasi Purbalingga Diuji, 85 Desa Belum Memiliki Website

    By Redaksi4 November 20260

    PURBALINGGA, TeorpongJateng.id  – Keterbukaan informasi publik tidak cukup berhenti di lingkungan pemerintah kabupaten. Pemerintah desa…

    Panen Padi Saat Kemarau, Blora Perkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Jawa Tengah

    4 November 2026

    Tak Hanya Borobudur, 6 Kafe di Magelang Ini Tawarkan Pengalaman Wisata Berbeda

    4 November 2026

    20.521 Posyandu di Jawa Tengah Terapkan Enam SPM, Sejauh Mana Dampaknya bagi Warga?

    2 November 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Top Posts

    Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Jadi Perbincangan, Orang Tua Sebut Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis

    14 Juli 20266 Views

    10 Ribu Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang

    15 September 20265 Views

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 20264 Views
    Don't Miss

    Keterbukaan Informasi Purbalingga Diuji, 85 Desa Belum Memiliki Website

    By Redaksi4 November 20260

    PURBALINGGA, TeorpongJateng.id  – Keterbukaan informasi publik tidak cukup berhenti di lingkungan pemerintah kabupaten. Pemerintah desa…

    Panen Padi Saat Kemarau, Blora Perkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Jawa Tengah

    4 November 2026

    Tak Hanya Borobudur, 6 Kafe di Magelang Ini Tawarkan Pengalaman Wisata Berbeda

    4 November 2026

    20.521 Posyandu di Jawa Tengah Terapkan Enam SPM, Sejauh Mana Dampaknya bagi Warga?

    2 November 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Top Trending
    Pilihan Redaksi

    Keterbukaan Informasi Purbalingga Diuji, 85 Desa Belum Memiliki Website

    4 November 2026

    Panen Padi Saat Kemarau, Blora Perkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Jawa Tengah

    4 November 2026

    Tak Hanya Borobudur, 6 Kafe di Magelang Ini Tawarkan Pengalaman Wisata Berbeda

    4 November 2026

    Subscribe to Updates

    adminteropongjateng@gmail.com

    © 2023 Teropongateng.id | PT Arunika Media Nusantara
    • Tentang
    • Kontak
    • Redaksi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.