Close Menu
Teropongjateng.id
    What's Hot

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 2026

    Kisah Astrid Widayani, Perempuan di Balik Perjalanan Kepemimpinan Surakarta

    16 September 2026

    Dari DPR RI ke Kursi Bupati, Ini Profil Paramitha Widya Kusuma

    16 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropongjateng.id
    Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok Threads
    • Home
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • UMKM
    • SOSOK
    Subscribe
    Teropongjateng.id
    Home»Nasional»Jawa Tengah Jadi Percontohan Nasional Pengadaan Berkelanjutan
    Nasional

    Jawa Tengah Jadi Percontohan Nasional Pengadaan Berkelanjutan

    RedaksiBy Redaksi16 Juli 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Bluesky Threads Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Bluesky Pinterest Threads Email Copy Link

    SEMARANG, TeropongJateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ditetapkan sebagai salah satu daerah percontohan (pilot project) penerapan pengadaan berkelanjutan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Penunjukan itu menempatkan Jawa Tengah sebagai daerah yang akan menguji penerapan sistem pengadaan pemerintah yang tidak hanya berorientasi pada efisiensi anggaran, tetapi juga mendorong pemberdayaan UMKM dan perlindungan lingkungan.

    Keputusan tersebut diumumkan dalam Focus Group Discussion Implementasi Pengadaan Berkelanjutan di Semarang, Kamis, 16 Juli 2026.

    Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan kepercayaan dari LKPP menjadi peluang untuk memperkuat tata kelola pengadaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Menurut dia, pengadaan pemerintah harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek lingkungan.

    “Pengadaan tidak hanya berbicara tentang harga dan kualitas barang, tetapi juga bagaimana mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menjaga keberlanjutan lingkungan,” kata Sumarno.

    Ia menegaskan, keterlibatan UMKM menjadi salah satu prioritas dalam implementasi kebijakan tersebut. Sebagai provinsi yang mayoritas pelaku ekonominya berasal dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, Jawa Tengah dinilai memiliki modal kuat untuk memperluas partisipasi pelaku usaha lokal dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

    Selain membuka akses yang lebih besar bagi UMKM, pemerintah daerah juga mendorong penggunaan produk dan layanan yang ramah lingkungan. Menurut Sumarno, kebijakan itu menjadi bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan yang mampu menciptakan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kualitas lingkungan.

    Ia mengingatkan seluruh penyedia barang dan jasa pemerintah agar menjalankan proses pengadaan secara transparan, akuntabel, dan memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan. Penyedia juga didorong mulai menyesuaikan proses bisnisnya dengan prinsip-prinsip pengadaan berkelanjutan.

    Direktur Pengembangan dan Kerja Sama Internasional LKPP, Dwi Rahayu Setyowati, mengatakan Jawa Tengah dipilih karena memiliki nilai belanja pengadaan yang besar serta menunjukkan komitmen kuat dalam menerapkan prinsip pengadaan berkelanjutan.

    Menurut dia, berbagai praktik di Jawa Tengah telah mengarah pada konsep green procurement, seperti pemilihan produk dengan emisi lebih rendah dan mempertimbangkan dampak lingkungan dalam proses pengadaan pemerintah.

    “Praktik-praktik tersebut menjadi modal penting sehingga implementasi pengadaan berkelanjutan di Jawa Tengah tidak perlu dimulai dari nol,” ujar Dwi.

    Ia menambahkan, keberhasilan program akan ditentukan oleh peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemahaman para pemangku kepentingan, serta dukungan kebijakan yang konsisten dari pemerintah daerah.

    LKPP berharap pengalaman Jawa Tengah dapat menjadi model bagi pemerintah daerah lain dalam menerapkan sistem pengadaan yang lebih efisien, transparan, serta berorientasi pada keberlanjutan ekonomi dan lingkungan.

    Pada 2026, LKPP menetapkan lima instansi sebagai pilot project pengadaan berkelanjutan. Tiga berasal dari kementerian, yakni Kementerian Perindustrian, Kementerian Agama, dan Kementerian Pekerjaan Umum. Sementara dua pemerintah daerah yang dipilih adalah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

    Share. Facebook Pinterest Telegram Bluesky Threads Email Copy Link
    Previous ArticleDinkesda Demak Perketat Pengawasan IRTP, Pastikan Pangan Aman hingga ke Tangan Konsumen
    Next Article Enzo Fernandez Dikartu Merah, Argentina Bertahan dengan 10 Pemain di Final Piala Dunia 2026
    Redaksi
    • Website
    • Instagram

    Related Posts

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 2026

    Eks Bupati Kebumen Arief Sugiyanto Diamankan KPK dalam OTT BPN Bogor

    15 September 2026

    Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro, Kodam IV/Diponegoro Teguhkan Nilai Perjuangan

    15 September 2026

    Jateng Perkuat Perlindungan Lahan Sawah untuk Jaga Ketahanan Pangan

    15 September 2026

    Piala Sedulur Purworejo 2026, Cara Warga Purworejo di Perantauan Merawat Persaudaraan

    7 September 2026

    Jateng Kaltim Sepakati Kerja Sama Bernilai Rp20,2 Triliun, Fokus pada Pangan hingga Dukungan IKN

    6 Agustus 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • Pinterest
    Top Posts

    10 Ribu Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang

    15 September 20265 Views

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 20264 Views

    Piala Sedulur Purworejo 2026, Cara Warga Purworejo di Perantauan Merawat Persaudaraan

    7 September 20264 Views

    Anggaran Rp32 Juta Upacara HUT RI ke-81 di Lebakbarang Disorot, Fasilitas Paskibra Jadi Perhatian

    14 Agustus 20264 Views
    Don't Miss

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    By Redaksi26 September 20260

    Tangerang Selatan, TeropongJateng.id – Sekitar 40 paguyuban dan komunitas warga Purworejo di wilayah Jabodetabek berkumpul…

    Kisah Astrid Widayani, Perempuan di Balik Perjalanan Kepemimpinan Surakarta

    16 September 2026

    Dari DPR RI ke Kursi Bupati, Ini Profil Paramitha Widya Kusuma

    16 September 2026

    Mengenal Nadia Muna, Dokter Gigi yang Kini Jadi Wakil Bupati Temanggung

    16 September 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Top Posts

    10 Ribu Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang

    15 September 20265 Views

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 20264 Views

    Piala Sedulur Purworejo 2026, Cara Warga Purworejo di Perantauan Merawat Persaudaraan

    7 September 20264 Views
    Don't Miss

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    By Redaksi26 September 20260

    Tangerang Selatan, TeropongJateng.id – Sekitar 40 paguyuban dan komunitas warga Purworejo di wilayah Jabodetabek berkumpul…

    Kisah Astrid Widayani, Perempuan di Balik Perjalanan Kepemimpinan Surakarta

    16 September 2026

    Dari DPR RI ke Kursi Bupati, Ini Profil Paramitha Widya Kusuma

    16 September 2026

    Mengenal Nadia Muna, Dokter Gigi yang Kini Jadi Wakil Bupati Temanggung

    16 September 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Top Trending
    Pilihan Redaksi

    Piala Sedulur Purworejo Mempertemukan 40 Paguyuban Warga di Jabodetabek

    26 September 2026

    Kisah Astrid Widayani, Perempuan di Balik Perjalanan Kepemimpinan Surakarta

    16 September 2026

    Dari DPR RI ke Kursi Bupati, Ini Profil Paramitha Widya Kusuma

    16 September 2026

    Subscribe to Updates

    adminteropongjateng@gmail.com

    © 2023 Teropongateng.id | PT Arunika Media Nusantara
    • Tentang
    • Kontak
    • Redaksi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.